Error
  • JUser: :_load: Unable to load user with ID: 43
Saturday, 14 July 2012 10:46

Perkembangan Inflasi Terkini dan Tantangan FKPI Ke Depan

Written by 
Rate this item
(0 votes)

Dalam Forum Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang diselenggarakan 14 Mei 2012, BPS menyampaikan posisi inflasi dibandingkan kota lain di Jawa Barat,hinggga April 2012. Kota Tasikmalaya berada pada peringkat 6 terendah di antara 7 kota di Jawa Barat. Semakin rendah tingkat inflasi suatu kota, menunjukkan semakin stabilnya harga dan membaiknya daya beli masyarakat.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Sabarudin, menyampaikan, “Penurunan inflasi (-0,25%) April 2012 ditunjang oleh pasokan bahan makanan saat panen dan pengaruh penundaan kenaikan harga BBM. Berdasarkan pola nya, saat masa panen (Februari – Mei) dan pasca lebaran, biasanya terjadi penurunan tekanan inflasi”.

Namun, lanjut Sabarudin, “ Pada saat masa paceklik dan lebaran, tekanan inflasi akan cenderung meningkat. Periode tersebut menjadi perhatian khusus bagi FKPI. Apabila Tasikmalaya mau bersaing dengan kota lainnya, FKPI harus tetap mempertahankan penurunan tekanan inflasi Tasikmalaya”.

Langkah aksi “5 plus 1” sebagai strategi pengelolaan inflasi daerah konsisten dilakukan melalui pelaksanaan program kerja Organisasi Perangkat daerah (OPD) Kota Tasikmalaya dan Bank Indonesia. Sejalan dengan instruksi Walikota Tasikmalaya yaitu memastikan komponen indeks pembangunan manusia (IPM) kota Tasikmalaya, indeks daya beli masyarakat aman dari dampak inflasi. Sementara dalam jangka panjang, Walikota Tasikmalaya meminta untuk meningkatkan efisiensi dan kapasitas produksi.

Pada kesempatan tersebut Dinas Pertanian, Kehutanan dan Peternakan menginformasikan masih terjadinya surplus pangan. Perkiraan produksi tahun 2012 mencapai 43.369 ton. Surplus sebesar 614,88 ton. Diperkirakan panen raya terjadi pada bulan Juli 2012. Ditambahkan oleh Bulog, stok saat ini mencapai 32.232,81 ton untuk ketahanan 3,7 bulan. Sehingga pada masa-masa tersebut, peningkatan harga pangan diharapkan masih dalam kontrol.

Pertemuan menghasilkan rekomendasi sebagai berikut (1)mengoptimalkan langkah aksi sebagaimana strategi “5 plus 1”; (2) mengundang pelaku pasar sebagai narasumber; (3) melakukan diseminasi mengenai gambaran kondisi ekonomi saat ini dan ke depan dari sudut pandang lokal dan nasional; (4) mengoptimalkan web kota Tasikmalaya (cyber city) sebagai sarana pengelolaan inflasi dan informasi terkini harga 9 kebutuhan pokok.

SUMBER : PEMKOT

Read 38618 times Last modified on Saturday, 14 July 2012 11:34

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.